Jumat, 06 September 2019

Ujian

1.Topologi Star merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna.
Kelebihan:Kerusakan pada satu saluran hanya akan memengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
Tingkat keamanan termasuk tinggi.
Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
Kekurangan:Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti.
Boros dalam pemakaian kabel.
HUB jadi elemen kritis karena kontrol terpusat.
2.booting adalah proses persiapan sistem operasi kedalam  memori komputer
3.cold booting,warm booting,soft booting,hard booting,rebooting
4.Topologi Tree adalah sebuah topologi jaringan komputer yang merupakan kombinasi dari topologi bus dan topologi star.
Kelebihan:Mendukung untuk diterapkan pada jaringan komputer dengan skala besar.
Pengembangan jaringan atau penambahan client yang berada dibawah hub pusat dapat dilakukan dengan mudah.
Identifikasi kerusakan pada jaringan serta isolasi jaringan dapat dilakukan dengan mudah.
Kekurangan:Jika kabel utama (backbone) rusak, maka seluruh jaringan akan terganggu.
Hub memegang peran penting dalam jaringan, jika hub rusak maka seluruh jaringan akan terganggu.
Jika komputer yang berada di tingkat atas mengalami kerusakan atau gangguan, maka komputer yang berada dibawahnya juga akan mengalami gangguan.
5.klik menu star
Klik All program
Pilih Microsoft  office
Pilih Microsoft  Word
6.1. Klik Menu “Start” yang berada di pojok kiri bawah
3. Pilih “Shutdown”
4. Klik “OK”
5. Tunggu Hingga Komputer sudah mati
7. Kemudian Matikan stabilizer dan cabut kabel listriknya.
7.Pastikan kabel-kabel sudah terpasang dengan benar.
Hidupkan stabilizer voltage jika ada.
Hidupkan monitor dengan menekan tompol power pada monitor .
Hidupkan CPU dengan menekan tombol power pada CPU .
Tunggu Hingga proses Booting Selesai sampai muncul layar desktop.
Computer sudah siap di pakai.
8.Motherboard,Processor,Hard Disk,PC Cooler/
Monitor
9.adalah instruksi  standar untuk memerintah komputer
10.charles babbage

1) Modem Internal
Modem Internal  merupakan modem yang dipasang dalam komputer terutama pada slot ekspansi yang tersedia dalam mainboard komputer. Rata-rata kecepatan modem internal untuk melakukan download adalah 56 Kbps.2) Modem Eksternal
Modem eksternal merupakan modem yang letaknya diluar CPU komputer. Modem eksternal dihubungkan ke komputer melalui port com atau USB. Pemasangan modem ini adalah dengan cara menghubungkan modem ke power dan menghubungkannya lagi ke adaptor lalu disambungkan kembali ke listrik.

2) Modem Eksternal
Modem eksternal merupakan modem yang letaknya diluar CPU komputer. Modem eksternal dihubungkan ke komputer melalui port com atau USB. Pemasangan modem ini adalah dengan cara menghubungkan modem ke power dan menghubungkannya lagi ke adaptor lalu disambungkan kembali ke listrik.

C.MODEM KABEL
      Modem Kabel (Cable Modem), adalah perangkat keras yang menyambungkan PC dengan sambungan TV kabel. Jaringan TV kabel ini dapat dipakai untuk koneksi ke internet dengan kecepatan lebih tinggi dibandingkan dengan modem dialup atau modem ADSL, kecepatan modem kabel maksimum 27Mbps downstream (kecepatan download ke pengguna) dan 2,5Mbps upstream (kecepatan upload dari pengguna).
Sebelum dapat terkoneksi dengan internet, maka pengguna diharuskan untuk melakukan pendaftaran kepada penyedia jasa TV kabel dan ISP (internet Service Provider).2) Modem Eksternal
Modem eksternal merupakan modem yang letaknya diluar CPU komputer. Modem eksternal dihubungkan ke komputer melalui port com atau USB. Pemasangan modem ini adalah dengan cara menghubungkan modem ke power dan menghubungkannya lagi ke adaptor lalu disambungkan kembali ke listrik.

36.KEUNGGULAN


 Akses 2.4 jam


Akses informasi di Internet tidak dibatasi waktu, karena dengan lingkup global, dunia maya yang dihadirkan ‘tidak pernah tidur’. Misainya, saat sebagian besar orang di Yogyakarta terielap di tengah malam, masyarakat di New York justru sedang sibuk-sibuknya bekerja. Perbedaan zone waktu sudah tidak lagi menjadi kendala untuk menelusuri data di dunia maya. Responden penelitian yang dilakukan lewat Internet bisa memberikan respon atau jawaban sesuai dengan kondisi dan situasi yang dikehendaki masing-masing individu.


2. Kecepatan


Bila dibandingkan dengan sumber data tradisional, riset melalui Internet jauh lebih cepat, karena bersifat real-time. Kita tinggal mengkilk berbagal icon, selanjutnya tinggal menunggu hasil (tentunya tergantung pada fasilitas modem dan ISP atau Internet Service Provicer yang dipergunakan). Pencarian informasi secara elektronik melalui mesin pencarl (search engines) sangat menghemat waktu, apalagi kalau dibandingkan dengan pencarian lewat katalog perpustakaan atau pencarian buku/majalah/jurnal dirak-rak perpustakaan. Dalam hal sampling, halaman web juga menjanjikan proses yang lebih cepat dan lebih murah.


3. Kenyamanan


Penelitian lewat Internet tidak harus menghadapi berbagai persoalan birokratis, seperti ijin dari berbagai instansi untuk keperluan peilgumpulan data, ‘kerahasiaan’ informasi, dan keharusan untuk datang sendirl keinstansi bersangkutan. Selain itu, berbagai fitur (features) yang dirancang khusus dan user-ftiendly sangat memudahkan peneliti mengakses berbagal situs Internet.


4. Kemudahan akses


Menjamurnya bisnis warnet (warung Internet) di Indonesia (khususnya di kota-kota besar) membuat akses terhadap Internet menjadi lebih mudah. Persaingan antarwarnet dalam hal harga, kecepatan akses, dan fasilitas pendukung lainnya membuat para pengguna Internet lebih nyaman dan mudah memanfaatkan Internet untuk keperluan riset maupun tujuan lainnya.


5. Biaya relatif


Dibandingkan dengan membeli jurnal asli (misalnya McKinsey Quarterly), penelusuran informasi lewat Intemetjauh lebih murah. Apalagi banyak situs yang menyediakan jasa informasi secara cuma-cuma. Peneliti tinggal men-download atau mencetak file/naskah tertentu sesuai kebutuhannya.


6. Interaktivitas dan fleksibilitas


Topik dan hasil riset bisa didiskusikan melalui sarana mailing list atau chatting tertentu. Selain itu, peneliti juga bisa mengikuti perkembangan terbaru atau meminta komentar dan penilaian dari berbagai pihak mengenai hasil penelitiannya.


KELEMAHAN


1. Ketergantungan pada jaringan telepon dan Internet Service Provider (ISP)


Fasilitas jaringan telepon dan ISP sangat berpengaruh terhadap biaya pemakaian Internet dan kemungkinan akses secara keseluruhan. Hingga saat ini, biaya penggunaan Internet di Indonesia masih relatif mahal, karena tarif telepon ditentukan berdasarkan pulsa yang digunakan, bukannya atas dasar jumlah panggilan (number of calls). Selain itu, saluran telepon di Indonesia masih relatif lambat, yang pada gilirannya menyebabkan waktu akses menjadi lebib lama dan biaya akses menjadi mahal. Sementara itu, terbatasnya bandwidth sistem transmisi yang disediakan ISP dan banyaknya pelanggan yang mengakses pada waktu bersamaan memperparah akses terhadap Internet.


2. Selektivitas dan anonimitas


Salah satu persoalan dalam riset lewat Internet adalah sulitnya mengidentifikasi identitas responden. Setiap orang, termasuk yang bukan target respon, bisa mengisi kuesioner secara on-line tanpa bisa dicegah atau dibatasi. Belum lagi -adanya kenyataan bahwa setiap orang bisa memiliki sejumlah alamat e-mail berbeda dan belum tentu menggunakan identitas asli. Semua ini membuat riset secara on-line harus benar-benar selektif dalam menentukan sampling dan cara responden memberikanjawaban.


3. Karakteristik demografis pemakai Internet


Berbagai penelitian menunjukkan bahwa Internet lebih efektif untuk menjangkau responden yang termasuk kelompok berdaya beli atau berpenghasilan dan berpendidikan relatif tinggi. Dengan demikian Internet kurang efektif bagi penelitian yang kelompok sampeinya adalah masyarakat golongan menengah ke bawah.


4. Clutter dan “never-ending search”


Informasi yang tersedia di Internet sangat besar jumlahnya, namun tidak semuanya dibutuhkan. Pencarian tanpa strategi khusus bisa diibaratkan mencari jarum’ * dalam jerami, sehingga sang peneliti ‘terjerumus’ ke dalam belantara informasi tanpa ujung. Ini
sering membuat peneliti pemula di Internet mengalami frustrasi, karena bukannya mendapatkan informasi, tet.api justr’u menghabiskan waktu dan uang untuk pencarian yang tak tentu arah. Selain itu, godaan di Internet relatif amat besar, terutama bagi mereka yang suka menelusuri situs-situs pornografi, yang ujung-ujungnya membuat pencarian informasi menjadi tidak efektif dan lepas kendali.


5. Reliabilitas dan validitas sumber acuan hasil riset


Setiap orang bebas membuka homepage sendiri dan menampilkan berbagai informasi di sana. Implikasinya, tidak semua data dan informasi yang didapatkan lewat Internet andal dan valid untuk dijadikan acuan dalam penelitian. Selain itu, sumber informasi di Internet mudah berubah, misainya homepage yang telah berubah atau bahkan sudah tidak ada lagi. Akibatnya, peneliti harus selalu mencermati perubahan tersebut bila mengutip sumber bersangkutan.


6. Virus


Salah satu masalah yang juga tak katah peliknya adalah risiko terkena virus komputer yang mudah menyebar lewat jaringan Internet, baik lewat e-mail maupun file-file yang di-download.


38.Secara umum, setiap programkomputer yang berkomunikasi di Internet dibedakan sebagai client danserverKomputer Server adalahkomputer yang menawarkan suatu layanan tertentu kepada komputeratau jaringan lain. ... Komputer Clientadalah komputer yang meminta (request) satu layanan tertentu ke suatu server.


39.

  1. NIC ( Network Interface Controller )

NIC adalah perangkat keras yang berbentuk kartu dengan kegunaan untuk menjadi jembatan komputer ke sebuah jaringan komputer. Cara kerjanya mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi bentuk data serial yang dapat ditransmisikan kedalam media jaringan. Berikut ini fungsi-fungsinya:

  • Sebagai media pengirim data ke komputer lain di dalam jaringan.
  • Untuk mengotroldataflowantara komputer dan sistem kabel.
  • Untuk menerima data yang dikirim dari komputer melalui kabel, lalu diterjemahkan kedalam bitagar dapat dimengerti oleh komputer.
  1. Repeater

Repeater adalah perangkat yang berfungsi memperluas jangkuan sinyalWIFIsehingga wilayah yang tidak dapat menangkap sinyal WIFI, bisa menangkap sinyal WIFI. Harus ada 2 alat untuk Repeater, yaitu alat untuk menerima sinyal dari serverClient ) dan alat untuk menyebarkan sinyal WIFIAccespoin t). Berikut ini fungsi-fungsinya:

  • Untuk memperluas sinyal dari Server( pemancar ).
  • Untuk mempermudah akses sinyal WIFIdari Server.
  • Untuk memberika sinyal pada daerah yang jauh dari Server( pemancar ).
  1. Hub

Hub adalah perangkat jaringan yang beroperasi di OSI layer 1. Physical Layer. Perangkat tersebut sebagai penyambung atau concentrator, dan menguatkan sinyal di kabel UTP. Menggunakan Hub dapat mengalami collisionkarena Hub tidak dapat mengenal MAC Address / Physical Addressyang mengakibatkan tidak dapat memilah data yang akan ditransmisikan. Berikut ini fungsi-fungsinya:

  • Tempat menambahkan atau mengurangi workstation.
  • Seperti Repeater yaitu menambah jarak network.
  • Bisa mendukung interfaceyang berbeda ( Ethernet, Token ring, dan FDDI).
  • Mempunyai fitur Fault Tolerance ( isolasi kerusakan )
  • Mempunyai pengelolaan yang tersentralisasi ( koleksi informasi, diagnostic)
  1. Switch

Switch adalah perangkat jaringan yang beroperasi di OSI Layer 2, Data Link Layer.Perangkat tersebut sebagai penyambung atau concentrator dalam jaringan. Berbeda dengan Hub, Switch tidak dapat mengalami collision karena Switch dapat mengenal MAC Address / Physical Addresssehingga Switch dapat memilah data yang akan ditransmisikan. Berikut ini fungsi-fungsinya:

  • Sebagai penguat atau repeater.
  • Untuk menghubungkan kabel-kabel UTP( katagori 5/5e ) antar komputer.
  • Menghubungkan antar komputer dalam LAN.
  1. Router

Router adalah perangkat jaringan yang beroperasi di OSI Layer 3, Network LayerLayerini terkenal dengan pengalamatan jaringan menggunakan IP Address. Sehingga Router berperan sebagai penghubung  atau penerus paket data antara dua segmen jaringan atau lebih. Berikut ini fungsinya:

  • Sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan yang akan meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya.
  1. Bridge

Bridge adalah perangkat jaringan yang beroperasi di OSI Layer 2, data-link.Perangkat tersebut untuk membuat sebuah segmen jaringan atau memperluas jaringan. Bisa juga untuk menggabungkan dua buah media jaringan yang berbeda, contoh antara kabel UTPdengan kabel serat optik atau bisa juga dengan dua buah arsitektur jaringan yang berbeda. Berikut ini fungsi-fungsinya:

  • Untuk membagi jaringan menjadi dua buah jaringan.
  • Untuk mengatur informasi antar networkagar tertib.
40.
  1. Dial-Up (Kecepatan Akses Internet-Dial Up melalui Jalur PSTN) Apakah di rumahmu sudah terpasang saluran telepon? ...
  2. ADSL (Kecepatan Akses Internet-ADSL) ...
  3. LAN (Kecepatan Akses Internet-LAN) ...
  4. TV Kabel (Kecepatan Akses Internet)